Monday, 25 November 2013

Romantisme Sejati




 Haii Guy's..!!! Berhubung saat ini hari saptu menjelang malam minggu pastinya yang kadang sering menjadi moment yang mengasikan bagi para mblo-mblo lainnya juga..loohh?hahaha..yaa..sangat mengasikan tentunya yang bermalam minggu dengan keluarga ataupun dengan orang yang kita sayangin bukan! :'D *ngeles aja*....

Sharing sedikit yah Guy's...maklum saptu malam minggu gak ada kegiatan yang special buat aku. tapi ada banyak hal yang bisa aku kerjakan saat night weekend seperti ini! hehehe..contohnya : 'main sama keponakan yang paling cantik, kemudian mulai dari nonton film mungkin di laptop. yaah setidaknya tidak menjadikan malam minggu sebagai malam ke baperan ya..ckckck...

Emm...kebetulan malam ini acaranya mau liat Drama Korea nih. drama yang sering kali membuat para wanita meleleh saat adegan romantisnya...hahaha..*maklum merasa wanita*...
Yeah..malam ini jadwalnya mau liat si ganteng Lee Seung Gii. ohya mungkin bagi sebagian kalian masih belum famailiar dengan nama itu, tapi bagi yang sudah tau mohon 'Say he handsome! hahaha..
Chekidot movie 'Todays Love' alias Love Forecast sedikit membahas tentang drama yang di bintangi oleh si ganteng Lee ini yak Guy's! 
Film Korea terbaru produksi CJ Entertainment ini merupakan film pertama yang dibintangi oleh aktor pemeran Choi Kang Chi dalam serial drama Gu Family Book, Lee Seung Gi. Love Forecast yang sudah dirilis perdana pada 15 Januari  2015 lalu. 

Selain Lee Seung Gi, film Love Forecast juga dibintangi oleh aktor tampan Moon Chae Won yang beberapa waktu ini membintangi serial drama Good Doctor. Selain dua aktor tersebut, film ini akan diramaikan oleh dua aktris cantik Hwa Young dan Park Eun Ji yang memerankan sosok peramal cuaca. Aduuh abang Lee *inlove* pokoknya mah! Ckckckck..
  
Sedikit mengulas tentang maraknya para remaja bahkan dewasa yang mungkin gemar nonton juga nih! Bisa dibilang anak muda jaman sekarang malas membaca. Mungkin termasuk saya ataupun anda. berjam-jam pelototin film korea ambil tissue untuk usap air mata pasang wajah mewek tanpa jeda..wkwkwkwk..*dasar*....
Dengan jiwa yang menggebu-gebu berkomentar “ihhh..film-nya romantis bangeeettt eaaa..” :'DPadahal pemeran dalam film tak jelas status hubungan antar mereka, istri bukan suami bukan. entah di mana letak romantisnya memang..heran saya juga...-____-"
Mungkin karena wajah pemeran wanita jelita. atau sang pria dengan tampang rupawan itu saja, tidak lebih. Maka berhari-harilah film itu ditonton, tapi itu bukanlah hal yang romantis sebetulnya. :'( bukan! Semua pasti setuju hal itu.
Bela-belain beli CD-nya saling pinjam. atau tongkrongin di warnet lola, downloadnya berjam-jam. tetap saja menikmatinya. katanya demi sebuah pelajaran romantisme. kemudian dilanjutkan bikin jadwal nonton bareng..niat banget deh pokoknya. -__-"

Pas ditanya, “demen banget nontonnya ya?”dengan wajah berbinar dijawab “iyaa..aku pencinta sejati. suka yang romantis dan ingin menjadi orang yang romantis pokoknya dan amat menyukainya.” *alay maksimal dah ah* Ckckckck...
Padahal kisahnya banyak fiktif belaka bisakah terlahir seorang pencinta sejati dari hal yang seperti itu? owh...yang benar sajalah! tentu..romantismenya pun perlu dipertanyakan bukan? hehehe..

Jika hendak belajar romantisme, bacalah sejarah para pencinta sejati.  kisah romantis mereka apik dicatat dalam kehidupan nyata. kitanya saja yang malas baca..maunya yang praktis. hanya hasil imajinatif yang kualitasnya pun fluktuatif. yakinlah..tak kan bisa menghadirkan romantisme yang sesungguhnya dari karya fiktif! :'D *nyadarin diri sendiri*

Coba sedikit kita cari info tentang kisah romantisme Ali bin Abi Thalib RA dan Fatimah Az-Zahra RA. ini cerita nyata bukan hasil rekayasa. tak perlu sutradara kan? :'D
karena Allah sendiri yang punya rencana jauh-jauh hari telah tertulis di Lauh Mahfudz manuskripnya.

Ali dan Fathimah sudah ada rasa suka di antara keduanya saat mulai mengerti tentang cinta. gejolak rasa pun membuncah bak air telaga, tapi mereka saling menjaga hati dan menjaga sikap. tidak pernah diumbar mencintai dalam diam...eaaah..sepertinya lebih romantis kan! Ckckckck..

Ali tak pernah nyatakan cinta bukan karena dia pria cemen, bukan karena dia tak punya nyali, tapi karena dia tahu batasan syar’i dan juga tak pernah kasih kode-kode maut melalui kerlingan matanya. perhatian ‘pedekate’ pun tak pernah apalagi sms gombal kayak anak muda jaman sekarang yang makin menjadi..hehehe..pokoknya sangat dijaga hingga syaithan pun tak tahu meski cinta di dada mereka semakin menggebu.
Begitu juga dengan Fatimah tak pernah tebar pesona di depan Ali pura-pura ‘kecentilan’ cari perhatian pun tidak. tak pernah kalimat manja yang dia lontarkan apalagi ngajak jalan bareng, memanfaatkan kendaraan si doi hanya untuk ngojek...wkwkwkwkwk..*yang ini nih* :'D

“Beib, motor kamu bagusss deh…anterin aku donk…donk…donk,” ahh rayuan maut asli modus! hahaha..-_____-" minyak gratis fasilitas gratis tapi sayangnya diragukan dihitung sebagai pahala dosa mungkin iya! Na’udzubillah :'(

Ali dan Fatimah, keduanya saling mencinta, hebatnya..tetap saling menjaga hati bahkan seandainya Muhammad saw yang merupakan ayah Fatimah bukan Rasul Allah, mungkin tak kan tahu cinta suci ini seumur hidupnya hingga Allah mengabari sang Rasul dengan cara yang sangat halus! Yaaa...sangat halus :) :)

Allah menepati janjinya pada waktu yang tepat. “..Laki-laki baik, untuk perempuan baik perempuan baik untuk laki-laki baik,” (An-nur 26). akhirnya, mereka berdua dinikahkan bertemulah cinta dengan cinta..cinta yang tumbuh bersama ketaatan tak terkotori dengan kemaksiatan.

“Suamiku..sesungguhnya ada seorang laki-laki yang teramat aku cintai sebelum menikahimu,” ungkap Fathimah setelah ijab qabul terlaksana sambil menunduk ia ucapkan pengakuan itu.

Owh… Guy's bayangkan bagaimana perasaan kita saat itu jika menjadi Ali?perempuan yang telah lama kita cintai bahkan Allah takdirkan juga menikahinya, kini membuat pengakuan yang bisa membuat hati ini sangat cemburu, panas amarah bahkan bisa saja memuncak saat itu.

“Sampaikan kepadaku siapakah lelaki itu?” tanya Ali dengan perasaan bergemuruh namun sikapnya tetap tenang..ia pandangi dengan dekat perempuan yang telah jadi istrinya ini. Fatimah pun mengangkat wajahnya “Laki-laki yang pernah aku cintai itu kini berdiri tepat di hadapanku”

Allahu Akbar…Allahu Akbar…Allah tepati janji-Nya. Laki-laki baik untuk perempuan baik. perempuan baik untuk laki-laki baik. itulah romantisme dari pencinta sejati romantisme yang sesungguhnya. mereka tahu kapan saatnya menyatakan cinta barokah pada waktunya.

Atau kisah tentang Utsman bin Affan RA waktu itu usianya menginjak 80 tahun sudah renta untuk ukuran usia. tapi jangan ditanya kualitasnya sebagai pencinta sejati seorang gadis berusia 18 tahun Naila bersedia menikah dengannya...inilah ke romantisan yang sesungguhnya!  Sub h anallah :'(

Ini bukanlah perjodohan yang mudah tapi itulah cinta, ia hadir bersama kerahasiaan yang begitu menjelaga persis serahasia jodoh itu sendiri “Kamu terkejut melihat ubanku? Percayalah, hanya kebaikan yang engkau temui di sini,” itulah kalimat pertama Utsman bin Afffan saat menyambut istri terakhirnya itu. itu kata yang ia ucapkan setelah pernikahan berlangsung..bukan gombal apalagi penipuan! Karena setelah itu yang ada hanya bukti dari kata-kata yang telah terpateri.

Utsman lelaki tua itu membuktikan cintanya. Cinta yang bersumber dari ketaatannya pada Allah Bahkan setelah Utsman meninggal karena terbunuh Naila memutuskan untuk tidak menikah lagi. ia bahkan merusak wajahnya untuk menolak semua pelamarnya...nayangkan?berarti banyak sudah pelamar yang datang terbukti, tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaki tua itu...masya Allah...:'(
  
Dari sebagian kisahnya Romanistme Utsman yang nyata dan tentu kita harus tahu seperti apa sebenarnya Naila ini, kenapa begitu layak ia menikah dengan Utsman..karena dulu ketika ia pernah ditanya tentang alasannya mau menikah dengan Utsman dia menjawab “Aku suka ketuaanmu karena mudamu telah kau habiskan bersama Rasulullah”. Cinta bertemu cinta. cinta yang bermuara pada ketaatan bukan kemaksiatan. “Laki-laki baik, untuk perempuan yang baik. Perempuan yang baik, untuk laki-laki yang baik.” Allah selalu tepati janji-Nya. 

Begitulah kisah dari sebagian kisah nyata yang sebetulnya harus kita kagumi. Semuanya tidak mudah, akan tetapi semuanya dapat kita jalan dengan rasa keikhlasan dan berserah kepada Allah semata dari segala hal yang merusak. Mungkin sedikit dapat memotivasi kita semua agar lebih percaya dengan Janji Allah dalam surat An - Nur ayat 26. Janganlah berharap cepat tetapi mintalah waktu yang tepat sampai Allah meridhoi. Cepat atau lambat bukan masalah umur ataupun syarat laiinya, tetapi hanyalah ketaatan dan tanggung jawab terhadap apa yang sudah Allah berikan kepada setiap mahluknya. ~~'

Bersambung dulu ya Guy's! Hehehehe..berhubung sudah larut malam dan Allah mengajurkan untuk kita memanfaatkan di waktu malam maka beristirahatlah kalian! :'D
Semoga  kita dapat memnafaatkan waktu dan kesempatan yang sudah beliau berikan sampai hingga saat ini yah Guys! Jangan lupa selalu bersyukur dengan apa yang saat ini kita dapat dan miliki tentunya..see you again yaaa..^^'


Salam silaturakmi, hanya sekedar bercerita iseng sambil mengingatkan diri sendiri saja. Agar kelak tulisan ini dapat menjadi moment ketika tua kelak. Hhehehe... :)

6 comments:

  1. menginspirasu cie.... luar biasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah klo gitu. Semoga menjadi introspeksi untuk kita semua :')

      Delete
  2. Wah sekarang blognya jadi keren,,,
    tulisannya juga keren,,,, si mbk nya tambah keren juga enggk yah hehehheee :)

    ReplyDelete
  3. bagus banget mbak.. saya suka

    ReplyDelete

silahkan berkomentar :)

Terbaru

Hidup Adalah Pilihan, Dan Tanggung Jawab!

Artikel Lainnya